17 Manfaat Petai untuk Kesehatan Tubuh – Di kalangan masyarakat Indonesia, petai sering menimbulkan perdebatan: dicintai karena rasanya yang khas atau dihindari karena aromanya yang tajam. Namun di balik citra “si bau menyengat”, ternyata petai mengandung berbagai nutrisi yang sangat Mahjong berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Dikenal secara ilmiah sebagai Parkia speciosa, petai merupakan tanaman khas Asia Tenggara yang sangat populer di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Kandungan Gizi dalam Petai
Berikut beberapa nutrisi utama dalam 100 gram petai mentah:
- Kalori: ±134 kkal
- Protein: 9–12 gram
- Lemak: ±1 gram
- Karbohidrat: ±22 gram
- Serat: ±5 gram
- Kalsium: ±20–35 mg
- Fosfor: ±140 mg
- Zat besi: ±1,5 mg
- Kalium: ±260 mg
- Vitamin B1, B2, dan C
- Senyawa alami: fitonutrien, tannin, dan antioksidan
Perpaduan senyawa di atas menjadikan petai bukan sekadar pelengkap makanan, tetapi juga sumber gizi penting yang berdampak besar bagi tubuh.
Manfaat Petai untuk Kesehatan Tubuh
1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Petai kaya akan kalium dan rendah natrium. Kombinasi ini menjadikan petai sebagai makanan alami yang dapat gates of olympus membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan menurunkan tekanan darah secara signifikan.
2. Melancarkan Pencernaan
Kandungan serat dalam petai membantu meningkatkan peristaltik usus, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan mikrobiota usus.
3. Membantu Detoksifikasi Ginjal
Salah satu manfaat paling populer dari petai adalah efek diuretik alaminya. Zat aktif dalam petai membantu merangsang produksi urin dan membersihkan ginjal dari sisa limbah beracun.
4. Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan alami dalam petai, terutama flavonoid dan tanin, membantu menetralkan radikal bebas, memperlambat penuaan sel, dan mencegah mutasi DNA.
5. Mengurangi Gejala Depresi
Petai mengandung tryptophan, asam amino yang mampu meningkatkan kadar serotonin di otak. Efeknya serupa dengan antidepresan ringan dan dapat memperbaiki suasana hati.
6. Mengatasi Anemia
Kandungan zat besi dalam petai mendukung produksi sel darah merah dan hemoglobin, menjadikannya makanan ideal bagi penderita anemia ringan.
7. Menstabilkan Kadar Gula Darah
Meski terasa gurih, petai memiliki indeks glikemik rendah dan mengandung serat tinggi yang memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.
8. Mengontrol Kolesterol
Saponin dalam petai dapat membantu mengurangi penyerapan lemak jenuh di usus, sehingga menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan HDL.
9. Mendukung Kesehatan Jantung
Petai tidak hanya menurunkan tekanan darah dan kolesterol, tetapi juga melindungi otot jantung dari stres oksidatif.
10. Meningkatkan Energi
Protein nabati dan kandungan vitamin B dalam petai mendukung metabolisme energi, mempercepat proses pembentukan energi dari karbohidrat, serta mencegah rasa lelah berkepanjangan.
11. Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Efek antimikroba dari petai dikenal membantu mencegah pertumbuhan bakteri jahat di saluran kemih.
12. Mengurangi Nyeri Haid
Kandungan vitamin B6 dan magnesium dalam petai berkontribusi dalam meredakan kontraksi otot rahim, cocok untuk dikonsumsi saat mengalami gejala premenstruasi.
13. Menunjang Fungsi Otak
Vitamin B1 (tiamin) dan kalium dalam petai membantu menjaga fungsi saraf dan mendukung daya ingat.
14. Menjaga Kesehatan Tulang
Fosfor, magnesium, dan kalsium pada petai berperan dalam memperkuat struktur tulang dan mencegah keropos.
15. Mengatasi Masalah Cacingan
Dalam pengobatan tradisional, petai dipercaya mampu melawan infeksi cacing di saluran pencernaan, terutama cacing pita dan cacing gelang.
16. Mendukung Sistem Imun
Vitamin C dan senyawa antibakteri dalam petai membantu tubuh mempertahankan sistem imun yang kuat dan responsif terhadap patogen asing.
17. Memberikan Efek Anti-Inflamasi
Zat aktif seperti polifenol dalam petai memiliki kemampuan menekan peradangan kronis, yang bisa menjadi pemicu berbagai penyakit degeneratif.